Tahun 2007 ini dunia penerbangan sipil dunia akan diramaikan oleh sebuah pesawat penumpang terbaru keluaran Boeing Company. Pesawat itu bernama Boeing B787 Dreamliner. Boeing 787 merupakan pesawat berbadan lebar ukuran sedang dengan kapasitas penumpang 210-330 orang. pesawat ini sekelas dengan Boeing 767 yang digantikannya dan awalnya dibuat untuk menyaingi produk keluaran Airbus yaitu A330, namun seiring berjalannya waktu, Airbus pun mengeluarkan produk sekelas yang terbaru yaitu Airbus A350 untuk menyaingi Boeing 787 Dreamliner, akantetapi pasar sepertinya lebih berpihak pada Boeing yang mengantongi lebih banyak pesanan dari para operator pesawat (maskapai).

Boeing 787

Banyak keistimewaan dan fitur2 baru yang ditawarkan oleh Boeing untuk produk barunya ini, selain bentuk yang unik beberapa hal baru dapat ditemui diantaranya:

  • Bahan baku yang baru, hampir separuhnya badan pesawat ini terbuat dari bahan komposit khusus yaitu semacam campuran serat karbon yang dipercaya lebih ringan dan kuat dibanding dengan bahan dasar pesawat konvensional yaitu alumunium. dengan demikian bobot pesawat bisa direduksi dan struktur pesawat lebih kuat.
  • jarak antar kursi penumpang yang lebih luas, sehingga memeberikan keleluasaan yang lebih bagi penumpang.
  • jendela yang lebih besar, sehingga penumpang mendapatkan pandangan yang lebih luas keluar.
  • daya jelajah yang lebih jauh dan kecepatan yang lebih tinggi dibanding dengan pesawat lain sekelasnya.
  • mesin baru yang diklaim lebih ramah lingkungan, tidak bising dan hemat bahan bakar.
  • sistem avionik yang baru dan canggih dilengkapi dengan kokpit yang futuristik dengan layar multifungsi digital.
  • sistem pengatur tekanan udara elektronik yang baru yang terpisah dari mesin sehingga memberikan tekanan udara yang ideal bagi penumpang yang menambah kenyamanan penumpang.

Sebenarnya masih banyak beberapa keunggulan yang belum saya sebutkan, namun daftar diatas hanya beberapa keunggulan kunci dari Boeing 787. Yang menjadi sorotan saat ini ialah efisiensi, karena memang sekarang ini dituntut sebuah pesawat yang canggih namun efisien dalam pengoperasian maupun perawatannya. sekarang ini banyak maskapai yang menginginkan keuntungan yang besar namun tidak banyak mengeluarkan biaya untuk perawatan maupun operasionalnya, jawaban dari impian tersebut tentunya Boeing 787 Dreamliner.

Dalam hal efisiensi ini boeing punya kuncinya yaitu penggunaan mesin yang baru serta penggunaan bahan komposit pada banyak bagian dari pesawatnya. 787 menggunakan mesin berdaya dorong 60.000-75.000 pon, ada dua pilihan mesin yang digunakan diantaranya menggunakan mesin buatan General Electric Amerika yaitu GEnx dan mesin Trent 1000 buatan Rolls Royce Inggris. keduanya memeberikan keunggulan masing2, misalnya trent 1000 memiliki desain bilah kipas yang khas dari seri trent, memberikan keuntungan tingkat kebisingan yang rendah dan tenaga yang lebih besar, begitu juga GE menawarkan mesin buatannya dengan keunggulan antara lain penggunaan bahan komposit sebagai bahan dasar dari kipas2nya yang memberikan keuntungan tingkat kebisingan yang rendah dan daya tahan yang luar biasa. kedua mesin juga memberikan kelebihan hemat bahan bakar dan sisa buangannya yang ramah lingkungan (diklaim hanya 50% dari standar yang ditetapkan). namun menurut beberapa review, mesin GEnx sepertinya lebih unggul dari saingannya, namun untuk urusan mesin mana yang dipilih itu tergantung pemesan (operator) mau memilih mesin yang mana, pihak Boeing akan memasangkan sesuai pesanan.

Desain dari 787 juga terbilang baru dan unik, dengan sayap sweptback yang berujung agak “lentik” dan fleksibel, penampilan 787 terlihat berbeda dari pesawat sipil lainnya, Boeing mengatakan desain pesawat ini memang benar2 baru, terutama di bagian sayap dan fuselage (badan pesawat), bagian sayap dibuat lebih panjang dari pesawat sekelas, ini memberikan daya angkat yang lebih kuat, selain itu bagian sayap ini dibuat satu kesatuan untuk mengurangi biaya perawatan karena kompleksitas suatu komponen. bagian badan sendiri dibuat lebih lebar dan agak kotak pada bagian bawahnya, keuntungannya kapasitas kargo menjadi lebih besar 40 % dari pesawat sekelas. dengan segala keunggulannya tidak salah Boeing berbangga dengan produk barunya ini, ditengah hiruk pikuk dunia yang terlena akan kemegahan pesawat superjumbo Airbus A380.

Desain futuristik cockpit dari Boeing 787 Untuk market share-nya sendiri Boeing memegang gelar juara di kelas menengah ini, Boeing sepertinya belum tertarik untuk mengembangkan pesawat superjumbo untuk menyaingi A380, Boeing lebih memilih bermain di kelas middle, tapi usaha itu tidak sia2, sudah sangat banyak pesanan mengalir dari beberapa maskapai di dunia, termasuk (gosipnya) flag carrier Garuda Indonesia. namun yang unik justru pemesan yang datang dari cina, banyak yang mempercayai kalau angka 787 merupakan angka keberuntungan, angka 8 dipercaya sebagai angka hoki yang diapit oleh angka 7 yang sempurna, oleh karena itu banyak maskapai penerbangan di cina yang memesan pesawat ini, selain karena keunggulan teknis yang telah disebutkan sebelumnya tentunya.

Sebenarnya Boeing tidak sendiri di lahannya, masih ada Airbus yang menawarkan pesawat generasi baru Airbus A350XWB (extra wide body) sebagai saingan Dreamliner, namun karena promosi yang kurang dan kalah unggul dari Boeing, maka pesawat gress ini hanya menjadi pilihan kedua dari para pemesan. Namun bukan berarti pesawat airbus ini buruk, pesanan memang banyak mengalir, hanya saja belum bisa mengungguli Boeing dalam jumlah pesanannya. Airbus sepertinya lebih senang berkutat di kelas superjumbo dengan pesawat A380 yang tiada tandingannya, sehingga untuk pengembangan dan pemasaran A350XWB menjadi kurang maksimal.

Referensi :

About these ads