Sudah lama nih nggak nulis tentang kemiliteran dan kedirgantaraan, maklum sekarang udah jarang update berita tentang dunia teknologi militer. oke kali ini saya akan membahas tentang satu pesawat angkut strategis militer bernama C-5 Galaxy yang dibuat oleh Lockheed Amerika Serikat. C-5 ini bisa dibilang pesawat yang super tambun dan termasuk ke dalam jajaran “the largest aircraft in the world” berdampingan bersama Antonov An-124, An-225, Boeing B747 dan Airbus A380, hebat kan?

Pesawat C-5 Galaxy ini pertama kali dibuat oleh pabrik Lockheed pada tahun 1969 untuk memenuhi kebutuhan AU Amerika Serikat sebagai pesawat angkut strategis jarak jauh mendampingi C-141 Startlifter yang telah berdinas saat itu. dilihat dari ukurannya yang super jumbo, pesawat ini praktis menjadi pesawat terbesar di USAF (United States Air Force). Ia memiliki beberapa keunggulan diantaranya daya angkut yang sangat besar yang mencapai 120 ton kargo, selain itu pesawat ini mempunyai 2 dek yaitu dek bawah sebagai cargo compartment dan dek atas sebagai personnel compartment dan flight deck (kokpit). ukuran cargo compartment-nya sendiri berdimensi 30.5m(panjang) x 5.24m(lebar) x 4.11m(tinggi), cukup besar untuk dimasuki pesawat tempur, helikopter, tank, truk maupun muatan kargo oversized lainnya. sedangkan dek bagian atas terbagi dua bagian, bagian belakang sayap yang diisi 80 tempat duduk untuk personnel lengkap dengan toilet dan galley (tempat makanan) serta bagian depan yang berisi kru pesawat terdiri dari kokpit, flight engineer dashboard, toilet dan ruang istirahat, bisa dibayangkan bagaimana besarnya pesawat ini kan!

C-5 Galaxy

C-5 Galaxy

Sampai saat ini C-5 memiliki 4 varian. Varian pertama adalah C-5A yaitu generasi pertama yang dibuat sekitar tahun 1969 hingga 1973. varian ini masih terbilang kuno karena masih menggunakan teknologi lama serta kokpit yang masih serba analog. varian berikutnya adalah C-5B yang merupakan versi pengembangan dari versi sebelumnya, dalam versi ini improvement difokuskan pada penguatan struktur pesawat dan penggantian mesin dengan yang lebih handal yaitu

Cargo Compartment

Cargo Compartment

TF-39-GE-1C keluaran General Electric serta upgrade beberapa komponen avionic. varian berikutnya adalah C-5C, pada varian ini pengembangan desain lebih di titikberatkan pada perluasan ruang kargo utama dengan menghilangkan ruang untuk personel di dek atas di bagian belakang sayap serta pelebaran pintu kargo belakang. Varian terakhir adalah C-5M, ini merupakan versi paling mutakhir, mulai di rencanakan sejak tahun 1998 dan varian ini mulai terbang perdana pada tahun 2006. jika dilihat dari segi fisik tidak jauh berbeda dengan varian sebelumnya namun ada beberapa upgrade yang diterapkan di varian ini, diantaranya penggantian mesin menjadi CF6-80C2 keluaran General Electric yang lebih bertenaga serta upgrade avionic di kokpit menjadi seba digital (glass cockpit), selain itu perlengkapan safety dan komunikasi turut di upgrade oleh pihak pabrikan, dengan segala kemampuannya yang bertambah, varian ini punya nickname baru yaitu C-5M Super Galaxy.

Pintu kargo depan belakang yang terbuka

Cargo door dibuka

Karena fungsinya sebagai pesawat angkut oversized jarak jauh, maka ia harus mampu mengangkut beberapa muatan yang berukuran tidak kecil pula seperti pesawat tempur, helikopter, tank maupun logistik. untuk memudahkan dalam urusan muat dan bongkar kargo, pesawat ini memiliki dua “pintu” akses utama, yaitu ramp door di bagian belakang yang bisa dibuka secara lebar plus nose door yang bisa dinaikan ke atas sehingga memberikan akses yang leluasa untuk urusan bongkar muat kargo. untuk memudahkan akses keluar masuknya barang terutama untuk kendaraan, pesawat ini bisa “berlutut” dengan menekuk landing gear-nya sehingga tinggi pesawat bisa lebih rendah, dengan demikian baik truk maupun forklift atau pesawat yang akan diangkut akan lebih mudah untuk keluar masuk ruang kargo.

Dari segi teknis, pesawat ini memiliki 4 buah mesin bertenaga dorong masing2 43.000 pound, memiliki bentang sayap 67,9m dan panjang badan 75,3m dan berat total (full load) 349.000kg serta membutuhkan 193.620 liter bahan bakar untuk mengisi tanki nya, luar biasa yah! walaupun begitu pesawat ini bisa take off dan landing di landasan yang relatif pendek (untuk pesawat seukurannya) yaitu 2600m untuk take off dan 1100m untuk landing. mengingat fungsinya sebagai pesawat militer yang harus siap di kondisi ekstrim, pesawat ini juga bisa mendarat di landasan yang berkondisi minim, bahkan jika terpaksa mendarat di lapangan terbuka pun bisa (selama panjang landasannya cukup).

Saya pribadi termasuk penggemar pesawat2 raksasa seperti C-5 galaxy ini, selain itu saya juga suka sama Boeing C-17 Globemaster III, Antonov An-125 maupun An-225. mungkin lain kali saya akan membahas pesawat2 tersebut lebih lanjut, kalau sempat dan ingat tentunya🙂

Referensi: