Gara2 saya lagi tertarik belajar buat bikin theme wordpress sendiri, maka saya belajar CSS dan XHTML (yang sayangnya sampe sekarang masih blank aja nih!😦 ). nah masalahnya saya butuh “live preview” dari hasil editan CSS saya agar tampah langsung di blog wordpress. tapi kendala utamanya saya tidak punya blog yang bisa di otak atik theme-nya, blog ini tidak bisa dirubah2 kecuali saya harus membayar sejumlah uang ke WordPress.com baru deh dikasih akses buat edit2 theme. solusi termudah adalah menginstall sendiri wordpress di komputer, syarat untuk bisa menjalankan WP di komputer tentu saja harus menginstall web server plus MySQL dan PHP.

Di Windows saya biasanya menggunakan XAMPP sebagai web server, XAMPP ini adalah bundel software yang berisi Apache web server, PHP, MySQL database (termasuk PHP MyAdmin untuk administrasinya) dan beberapa paket lainnya, pokoknya ini paket All in One yang cukup lengkap. nah bagaimana dengan Linux? untuk Linux ada paket khusus yang namanya LAMP (Linux Apache MySQL PHP/Perl/Python). pada awalnya saya beranggapan wah pasti susah nih install web server di Linux, kalau di Windows kan tinggal klik klik aja tuh, terus bagaimana kalau di Linux? sebelumnya saya sempat Googling dulu mencari referensi bagaimana cara install webserver di Linux, beberapa menyarankan install Apache, PHP, dan MySQL dari package manager, hmm… sepertinya mudah nih, package manager kan gampang, ini itunya otomatis. tapi saya masih penasaran juga, apakah ada cara yg lebih gampang? ternyata ada!

Cara paling mudah dalam menginstall web server di Linux adalah dengan mendownload LAMP situsnya (sebagai info saja, LAMP ini sebenarnya sama saja dengan XAMPP, hanya beda penamaan karena ini khusus untuk Linux), kemudian extract di folder “/opt/” di partisi Linux kita, kemudian jalankan dengan mengetik “sudo /opt/lampp/lampp start” dari terminal, setelah itu web server siap digunakan. sangat-sangat mudah. jadi anggapan saya selama ini salah nih, saya kira emang susah install di Linux, ternyata sangat gampang! selain itu folder “lampp” tadi juga sifatnya portable, maksudnya bisa dipindah mesin hanya dengan copy-paste saja di folder yang sama.

LAMP ini bisa dibilang menjadi standar bagi kebanyakan web server di dunia (selain Microsoft IIS), fiturnya sangat lengkap untuk sebuah web server dan sangat stabil. bayangkan saja situs2 yang sering anda kunjungi sebagian besar menggunakan paket web server ini, diakses oleh ribuan user, tapi tetap bisa berjalan dengan lancar, itulah hebatnya Apache dkk ini. untuk pengguna rumahan (baca: non server) LAMP ini bisa digunakan untuk menjalankan aplikasi2 berbasis web seperti CMS wordpress maupun Joomla untuk dipelajari atau untuk tujuan lainnya.

akhir kata, selamat mencoba aja deh….*bingung mau nulis apa lagi, ini juga berantakan😀 *