Sudah beberapa bulan ini TV di kost-an hampir tidak berguna, kenapa? soalnya sinyal TV di wilayah gang mawar tempat saya tinggal memang tidak bersahabat, sangat susah mencari sinyal TV yang bagus, kalau pengen bagus ya harus pake antena super tinggi. saya jg nggak ngerti kenapa tuh, padahal kan disini daerah dataran tinggi. nah dengan jeleknya sinyal TV itu praktis TV saya nganggur, hanya teronggok disamping komputer. trus ni enaknya TV diapain ya? biarpun jadul jg harus ada manfaatnya donk! kl dibawa pulang sayang jg, siapa tau suatu saat saya pasang TV berlangganan, *halah..ngarep!*. nah akhirnya saya menemukan jg cara untuk memanfaatkan TV ini, yaitu dijadikan display sekunder dari komputer saya. berhubung di VGA card saya ada TV outnya kenapa nggak dipake? berbekal kabel RCA video dan S-video to RCA converter bawaan VGA, saya sambungkan saja TV itu ke komputer, kemudian untuk displaynya di set sebagai “display 2” sehingga TV ini menjadi display extender buat komputer saya. sebagai info saja, untuk mode dual display memang bisa di set sebagai identical display, artinya gambar yang ada di monitor 1 dan 2 itu sama persis, sedangkan mode lainnya adalah extend display, artinya layar kedua sebagai layar tambahan dari layar pertama, dengan kata lain kita jadi mempunyai dua buah desktop, misal layar satu untuk membuka MS Word sedangkan layar kedua untuk nonton DVD. emang sih harusnya dual display itu dua2nya monitor komputer (kalau bisa LCD biar lebih nyaman), dan dari VGA card-nya sendiri memang sudah disediakan DVI port untuk mengakomodirnya. yah kalau saya emang nggak niat buat dual display, hanya memanfaatkan barang yang sudah ada, murah meriah. lagipula gambar yang dihasilkan TV sangat tidak nyaman untuk dipakai berkomputer. makanya kebanyakan TV ini cuma saya gunakan buat nonton DVD atau main game, kalo berurusan sama aplikasi apalagi yang banyak textnya sangat tidak direkomendasikan pakai TV kalau tidak ingin mata rusak😀

nah benda kedua yang punya “khasiat” lain adalah minyak kayu putih, ceritanya saya waktu itu lagi bersih2 kamar plus peralatan elektronik, pas diliat2 kok komputer, monitor, DVD player, TV sama compo saya kok dekil amat ya? biasanya sih saya bersihkan pakai cairan pemebersih kaca gitu, kemudian dilap secara halus, nah yang paling menjengkelkan adalah noda2 bekas lem sticker yang susah dihilangkan, wah bagaimana ini? semakin digosok malah semakin buram, tau kan bekas lem itu lengket, kalau digosok malah nyebar lengketnya. iseng2 nemu minyak kayu putih di meja, saya coba aja tuangkan dikit ke bagian yg ada nodanya tadi, dan ajaibnya lem bekas sticker tadi yang tadinya lenget dan susah dibersihkan tiba2 larut dan “mencair” sehingga mudah sekali di lap dan hasilnya bener2 bersih tanpa bekas. wah ajaib! begitu komentar pertama saya, ternyata baru tahu kalau minyak kayu putih punya khasiat lain hehehe… saya nemu cara itu nggak sengaja loh, dan sampai sekarang saya masih sering menggunakannya untuk membersihkan benda2 yang kotor dan susah dibersihkan. dan ternyata itu bukan “temuan” saya saja, barusan saya blogwalking dan menemukan tulisan tentang tips2 membersihkan komputer, eh di komentarnya banyak yang menyarankan pakai minyak  kayu putih juga! hahaha… keren kan! emang sakti nih minyak! dan yang jelas keuntungan paling bagus dari minyak kayu putih ialah tidak merusak properti, biasanya cairan pembersih yang bagus dan bisa membasmi noda bandel itu kan keras dan cenderung merusak material, apalagi plastik semcam body komputer. dengan kayu putih aman2 saja tuh. tipsnya boleh dicobain loh kalo nggak percaya, hehe… selamat mencoba.