“Ih basi!!!  masa baru tahu sih..??” biarin…!!! ini blog saya koq! bebas kan mau nulis apa juga,bener gak..??!

Ceritanya tadi siang saya pulang dari kampus sehabis melihat nilai, seperti biasa kalau lewat gerbang depan rasanya ada yang terlewat kalau tidak “negmil” baca2 koran di agen koran gerbang Unpad, seperti biasa pula hampir setiap koran dan tabloid di sweeping, dibaca-baca satu2, tapi tidak ada yang beli satupun (maklum anak kost, buat makan aja susah!!)🙂 , nah ketika tadi saya melihat sebuah majalah komputer (saya lupa, kalau tidak salah sih infokomputer), di sampulnya tertulis salahsatu bahasan tentang “safari for Windows”.

Seketika itu juga saya langsung tertarik untuk melihatnya (hiperbola), namun sayang, ternyata majalahnya di segel, jadi saya tidak bisa membuka2 artikelnya. ya sudah saya hanya bisa kecewa😦 . namun yang bikin saya tertarik ya itu, safari, si browser keluaran Apple inc. yang sekarang telah hadir untuk versi windows. ini jelas merupakan berita gembira bagi pengguna windows yang ingin merasakan bagaimana handalnya produk apple di komputernya, seletah merilis Quick Time dan iTunes, kini Apple merilis Safari untuk windows.

Memang bisa dibilang berita ini basi, sepertinya Apple memang sudah merilis safari for windows-nya beberapa bulan yang lalu, namun saya memang baru tahu sekarang dan tertarik untuk mereview-nya. “Hei memang kemana aja selama ini? kamu kan kerja di warnet, masa baru tahu sekarang?? basi!!!” yah bisa dibilang begitulah, mungkin saya terlalu banyak berkutat di hal yang tidak penting, jadi lupa akan perkembangan di dunia sana🙂

safari_google.jpg

Oke langsung saja ke review, kebetulan tadi pas saya pulang dari kampus memang langsung ke warnet karena saya ada jadwal jaga siang ini, nah kesempatan kali ini saya gunakan untuk langsung mendownload safari versi windows ini. Safari ini bisa anda download langsung dari websitenya di http://www.apple.com, versi yang tersedia adalah versi 3.0.2 beta. Beta? yah.. sayangnya browser untuk windows ini masih versi beta, jadi harap dimaklum kalau masih banyak kekurangan.

Setelah di install saya langsung mencobanya, dan memang seperti biasanya, produk apple selalu memberikan kenyamanan bagi penggunanya, tidak terkecuali yang satu ini. walaupun berjalan diatas platform windows, namun nuansa “mac” masih sangat kental terasa disini, bisa dilihat dari interface generalnya, tombol2 dan bahkan font encoding-nya pun menggunakan encoding macintosh, sehingga layar dihadapan windows user serasa berada di lingkungan macintosh.

Bagi yang sudah terbiasa menggunakan Mozilla Firefox tidak akan menemui banyak kesulitan ketika menggunakan safari, karena interface dan shortcutnya relatif sama, bahkan beberapa fitur-pun nyaris sama. hal ini tidak mengherankan karena baik firefox maupun safari sama2 menggunakan core engine yang sama dengan leluhur mereka Mozilla, yaitu engine yang dinamakan “gecko”. memang engine ini sudah terbukti kehandalannya di seluruh dunia dan telah digunakan oleh puluhan juta user internet di dunia. berkat gecko inilah, firefox sanggup mengalahkan Internet Explorer sebagai raja Browser.

Sebenarnya Gecko ini digunakan pula oleh browser legendaris Netscape yang sudah mulai pudar popularitasnya. ketika saya coba, safari memberikan kecepatan yang bagus dalam membuka dan merender setiap halaman yang di load. fitur standar seperti tabbed browser tentunya sudah tersedia. yang unik dari safari, loading bar yang biasanya berada di bawah (sebelah kanan status bar) kini berada di address bar yang diindikasikan dengan bar berwarna aqua blue khas Apple.

Saya ingin mencoba kompatibilitas dari browser ini dengan membuka berbagai halaman web yang ada, mulai dari HTML standar, PHP, ASP, maupun yang menggunakan script AJAX yang sekarang ini populer seperti yang digunakan dalam WordPress dan Gmail. ketika mencoba membuka GMail, safari tidak menemui masalah, begitu juga ketika membuka halaman friendster dan multiply. namun ketika membuka halaman Yahoo!Mail dengan menggunakan pilihan Yahoo!Mail beta yang baru, browser ini menemui hambatan, dimana halaman tidak bisa dibuka. kalau saya pikir sih maklum saja toh dua2nya masih sama2 versi beta (safari danYahoo!Mail-nya).

Kendala juga ditemui ketika mengedit blog di WordPress.com, apabila kita menyisipkan foto, foto itu tidak bisa di edit (perbesar maupun perkecil). dan ketika mengedit tulisan yang sudah ada maka encodingnya akan berubah, dari tadinya windows encoding menjadi macintosh encoding, sehingga ketika tulisan sudah di save kembali, maka akan tampil tulisan yang tidak teratur yang tidak sesuai keinginan karena perbedaan encoding tadi.

Mungin itu saja yang bisa saya review kali ini tentang Safari for windows, saya sendiri belum bisa merasakan kelebihan lain selain tampilan yang serasa “mac” (saya sendiri lebih nyaman memakainya langsung di mesin mac), karena fitur2 yang ada tidak jauh beda dengan firefox. namun saya akui memang kedua browser ini sangat bagus, cepat dan nyaman. untuk kekurangannya saya sendiri belum bisa merinci lebih banyak, karena ketika saya menulis post ini, saya baru menggunakan safari for windows tidak lebih dari satu jam🙂 jadi belum kenal lebih dekat.

Referensi :