Pernah nggak dapat sms seperti ini, “h!,.,.9! ApA? aP k@bAR n!cH¿”..? pusing kan membacanya?tapi entah kenapa sekarang ini (sebenarnya sudah lama sih!) anak2 ABG gemar menulis SMS dengan tulisan seperti itu. mungkin kasusnya hampir mirip dengan fenomena foto miring, tren ini juga entah kapan dan dari mana asal muasalnya, yang jelas tulisan seperti itu banyak diaptasi oleh anak2 ABG. kadang saya sendiri suka merasa kesel kalo dapat SMS dari temen (biasanya seumuran anak SMA) yang tulisannya “aneh” begitu, susah dibaca! kalo saya pikir, membacanya saja sulit apalagi menulisnya? sepertinya hanya merepotkan orang saja, baik yang membaca maupun yang menulis.

Ada kejadian menarik mengenai tulisan “aneh” ini, dan mungkin kejadian itu yang menginspirasi saya buat ngebahas di blog ini, ketika itu saya membaca sebuah majalah remaja, pada rubrik semacam surat pembaca, ada seorang pembaca yang menulis e-mail dengan tulisan “aneh” tadi, yang lucunya pada akhir surat dia menulis seperti ini “uDaH duLU AcH..cApe N!Ch NuLIsnYa..KaPAn2 d! SaMbuNK laGi YuPZZ..”. ya iya lah bagaimana tidak cape menulis dengan menekan tobol shift secara selang-seling tentu saja sangat melelahkan. padahal e-mail yang dia tulis tidak lebih dari 2 paragraf saja. dari situlah saya jadi berpikir, apa sih bagusnya tulisan seperti itu? sampai2 seperti “maksa” banget harus seperti itu (walaupun cape). memang sih bahasa di SMS atau mungkin e-mail buat teman atau orang yang sudah akrab tidak harus formal, tapi kalau tulisannya seperti itu rasanya terlalu “informal”. cukuplah informal hanya pada tata bahasa, tapi bukan ejaan/tulisannya.

Mungkin yang namanya ABG, pasti selalu ada keinginan disebut paling ‘G4UL’, jadi kadang kala mereka tidak mem-filter mana tren yang bagus/positif atau tidak. berkaitan dengan itu saya sangat mendukung ‘idealisme’ para penyiar radio, terutama radio remaja yang menolak membacakan SMS request yang tulisannya “aneh” begitu, dengan demikian membuat anak itu merasa jera/kapok untuk menulis dengan tulisan besar-kecil seperti itu, selain itu manfaat lainnya ialah pihak radio dan penyiar radio itu secara tidak langsung menyatakan tulisan seperti itu “tidak gaul” dan menghimbau anak2 muda untuk menulis dengan tulisan biasa saja.

BTW maaf nih saya sebenarnya lagi nggak mood buat nulis, tapi punya unek2 yang ingin saya curahkan, mohon maaf jika tulisan saya ini membosankan dan tidak sistematis🙂