Seiring berjalannya waktu, tidak terasa masa perkuliahan telah memasuki semester enam, padahal saya masih ingat loh waktu masa-masa di ospek, hehe….yah intinya seiring semakin ‘tua’nya saya kebutuhan akan komputer semakin meningkat, dulu memang saya pernah punya komputer PC desktop, tepatnya pada tahun 2001 saya membeli komputer itu dengan spek Intel Pentium III 800MHz, RAM 128 MB dan HDD 20GB, nVidia GeForceMX 32MB, cukup keren lah pada zamannya🙂 . Waktu itu saya baru pertama kali belajar komputer, jadi biasa lah tiap hari si kompie di otak-atik sedemikian rupa, banyak hal yang menjadi interest saya waktu itu, mulai dari desain grafis, video editing, game, emulasi, programing kcil2an dll lah.. namun sangat disesalkan terjadilah sebuah musibah, waktu itu saya sangat terarik terhadap emulasi game klasik di PC, hampir semua jenis emulator pernah saya coba, ada SEGA, NES, NeoGeo dll. saking penasarannya saya sering mencoba2 berbagai setting agar dapat memainkan game tadi secara optimal. suatu hari saya mencoba memainkan game arcade SEGA 3D dengan menggunakan Impact emulator, karena terus dipaksakan hingga prosesor saya overheat dan jebol..hiks sedih sekali…padhal komputer itu belum lama, baru sekitar 1.5 tahun… akhirnya PC kesayangan saya jadi bangkai karena saya tidak mampu membeli prosesor dan motherboad baru, belakangan semua komponen komputer saya habis di “kanibal” kakak saya untuk komputernya. saya pasrah saja hidup tanpa komputer, hanya bisa pinjam punya kakak atau main di warnet.

tahun 2004 saya lulus SMU dan lolos masuk Unpad, seneng sih … tapi tetap saja saya hidup tanpa komputer, sampai semester 5 ini berakhir saya tetap hidup “menyendiri” tanpa komputer, tapi sepertinya seiring kebutuhan semakin meningkat, saya bermaksud mengajukan proposal pengadaan komputer ke yayasan ayah bunda (baca:orang tua, hehe..). tapi saya juga menyadari sih kondisi ekonomi keluarga belum memunginkan untuk membeli komputer, tapi mudah2an ada rejeki.

aku dalam komik

belakangan saya melihat teman2 banyak yang membeli komputer baru, tapi bukan desktop PC, melainkan notebook. memang sih sekarang notebook tidak se-eksklusif dulu sehingga sudah banyak orang yang lebih memilih notebook sebagai pilihan, selain harganya yang cenderung menurun juga karena tingkat mobilitas tinggi, sangat cocok untuk anak kost. saya juga jadi terpikir untuk memiliki notebook, walaupun untuk urusan finansial belum memungkinkan. saya browsing di internet mencari2 notebook yang tepat yang kira2 cocok dengan kebutuhan saya dan cocok juga dengan kantong keluarga tentunya.

suatu hari saya browsing ke www.bhinneka.com , sebenanya hanya mau mencari tau saja tipe2 dan spek dari notebook, dan mencari tau harga tentunya. disana saya menemukan ASUS A9R, memang sih hanya dimotori oleh celeron-M, tapi melihat harga dan fitur2 yan diperlihatkan saya jadi tergiur, serta melihat harga yang agak “miring” dibanding notebook lain, disana terpampang harga Rp. 6.043.000 relatif murah jika dibanding notebook lain yang berkisar 9-10 jutaan, asumsi saya di bhinneka biasanya lebih mahal ketimbang di toko-toko, jadi mungkin di toko bisa lebih murah lagi. selain harga, saya melihat spek yang disajikan cukup menjanjikan (diluar prosesor dan harddisk yang ‘hanya’ 60 GB), misalnya DVD +/- RW, RAM DDR2 512MB, dan beberapa fitur pelengkapnyan sudah terintegrasi. disana disebutkan ada bonus ASUS optical mouse, cukup untuk menambah minat pembeli, bahkan di situs resminya ASUS menyebutkan bahwa optical mouse tadi berjenis nirkabel alias wireless, sangat lumayan!ASUS A9R

berikut spesifikasi lengkapnya bisa di lihat di www.bhinneka.com


Mengapa saya merasa cocok dengan notebook ini? karena menurut saya cukup sesuai dengan kebutuhan saya sekarang, paling hanya diunakan untuk aplikasi yang tidak terlalu berat, seperti mengetik dan sedikit2 desain grafis, sekarang saya sudah tidak terlalu berminat dengan game yang membutuhkan resource tinggi, sehingga sepertinya bukan masalah kalau hanya dimotori oleh celeron-M, toh hanya di pakai untuk kegiatan sehari-hari. sekarang ini mobilitas lebih penting bagi saya daripada hanya sekedar komputer yang powerfull, rasanya hanya buang2 uang saja jika membeli komputer canggih tapi hanya dipakai untuk mengetik, dkk. Tapi jujur saja saya masih sangat awam tentang notebook, saya juga belum pernah melihat review tentang notebook ini, jadi belum tahu dengan pasti apakah notebook ini benar2 berkualitas atau tidak, saya hanya merujuk pada spesifikasi yang diberikan dan melihat merk ASUS sendiri yang sudah dapat dipercaya (setidaknya sudah dibuktikan oleh saya sendiri), apabila diantara anda ada yang mempunyai info lebih lanjut atau review tentang notebook ini, saya sangat mengharapkan masukannya, baik berupa komentar atau bisa dikirim lewat email. yah itung-itung sembari nunggu siapa tahu ada rejeki yang datang dan saya bisa membeli notebook dengan segera, amiiin…