Arsip untuk Desember 27th, 2008|Halaman arsip harian

Twitux, Twitter Client untuk Linux

Anda pasti sudah tidak asing dengan Twitter kan? Twitter adalah salah satu dari sekian banyak layanan microblogging, fungsinya untuk menulis update secara singkat dari penggunanya. dulu twitter merupakan ‘rajanya’ di dunia microblogging, tapi sekarang sepertinya kalah pamor dibanding dengan Plurk *btw plurk termasuk microblogging bukan?*, tapi saya sendiri lebih suka twitter yang lebih sederhana daripada plurk yg terlalu “ramai” menurut saya.

Twitux

Twitux

Nah, biasanya untuk membaca update posting dari rekan2 kita di twitter ataupun untuk memposting tulisan baru kita harus membuka browser terlebih dahulu dan membuka halaman twitter, tapi sekarang hal merepotkan itu perlu dilakukan lagi berkat adanya twitter client yang berupa aplikasi standalone berbasis desktop tanpa harus membuka browser. salahsatu twitter client yang tersedia untuk sistem operasi Linux adalah Twitux, aplikasi ini cukup sederhana dan mudah digunakan, tapi mempunyai fungsi yang cukup lengkap dalam melakukan twitting seperti untuk membaca posting teman-teman, mengirim posting, balasan, maupun membaca public timeline. bagi anda pengguna Ubuntu dapat menginstallnya melalui Synaptic karena telah tersedia di repository, untuk distribusi Linux lainnya bisa mengunduh di websitenya. BTW selain twitter saya juga biasa menggunakan kronologger untuk layanan microblogging, bedanya kronologger ini buatan Indonesia yang dikembangkan oleh mas Kukuh TW, dari dulu saya berharap ada programmer yang mau membuatkan kronologger client semacam ini, tapi sayangnya sampai sekarang belum ada realisasinya, maukah anda membuatkannya? pasti asik deh! :p

Penyakit Kambuhan

entah karena apa saya punya penyakit kambuhan, namanya : DIARE. kadang ia datang tak terduga, mungkin disebabkan saya yang kurang kontrol sama makanan, memang kadang ini terjadi kalau saya habis makan yang aneh2 dan berpotensi membuat sakit perut seperti rujak, bakso pedas, dll. anehnya potensi itu selalu bereaksi di perut saya dan menjadi kenyataan.
namun biasanya penyakit ini tidak lama, kadang sehari juga sembuh sendiri tanpa minum obat, tapi ya jadinya menggangu aktifitas, mau ke kampus jadi tidak nyaman karena perut yang sakit. mau kemana2 jadi was2 takut nanti pengen ke toilet terus. ah benar2 menyiksa, seperti hari ini. saya batal pulkam alias mudik gara2 penyakit ini, entah karena apa, terkadang hanya “kena angin” saja saya langsung sakit perut… arrrggg… penyakit yang aneh!!!