Arsip untuk Februari, 2007|Halaman arsip bulanan
akhirnya….ketemu MOCCA..!!
Akhirnya setelah penantian beberapa lama, mocca manggung juga di Jatinangor (pinggiran Bandung, lokasi kampus saya). ketika baru mengeluarkan album baru beberapa tahun lalu sebenarnya mocca sering manggung di kampus kami, tapi memang saat itu saya belum terlalu nge-fans sama mocca, jadi kalaupun manggung saya tidak pernah menonton konsernya. tapi sekarang ini saya sudah jatuh cinta berat sama band indie Bandung bernama MOCCA, sehingga saya selalu berharap bisa melihat langsung penampilan mereka di panggung. namun sayangnya sekarang ini mereka sudah jarang manggung karena belum punya lagu baru, jadi para penyelenggara acara jarang mengundang artis yang tidak mempunyai lagu yang sedang “hits”. tapi kali ini dalam acara ulang tahun radio kampus kami, panitia berbaik hati mengundang mereka, tentu saja saya tidak akan menyia-nyakan kesempatan ini, apalagi tempatnya tidak jauh dari tempat tinggal saya, hanya sekitar 3 KM lah. pastinya saya akan datang, mocca wait for me..!!!
sebenarnya kesempatan kali ini bukan hanya untuk menonton mereka nge-band di panggung, tapi sekaligus mewawancarai mereka, karena sekalian tugas peliputan acara dari majalah kami. tentu saja ini membuat saya lebih senang lagi, sebelumya tidak pernah terpikirkan bakalan bertemu langsung dengan mereka, bahkan sekarang bisa berbincang2 dengan mereka…senangya
)
sebenarnya beberapa waktu lalu kami pernah mencoba menemui mereka dengan mendatangi kantor label mereka di Fast Forward Record, namun kami tidak berhasil menemui mereka, tujuan kami waktu itu memperkenalkan majalah independen remaja yang kami terbitkan, kebetulan di majalah ini saya sebagai pemimpin redaksinya
.
oh iya dalam acara ini sebenarnya ada bintang tamu lain, yaitu la luna, namun antusiasme saya tidak sebesar ketika menonton mocca, alasannya bukan karena tidak suka, tapi karena kurang dari seminggu yang lalu saya sudah menonton la luna manggung di Bandung, jadi belum begitu “kangen” lah..:-) lagipula saya cukup sering menemui manik sang vokalis la luna itu di kampus, karena kebetulan kami satu kampus dan satu jurusan, jadi tidak terlalu “wah” bertemu dia.
I LOVE MOCCA LAH…!!!
Kartu “Perek” Masih musim?
Lagi-lagi mau ngomongin trend nih…sekitar tahun 2005-an di daerah saya (rumah maupun lingkungan kuliah) para pemilik counter selular berlomba2 menjual kartu perdana super murah. bayangkan saja, satu paket perdana yang seharusnya di jual 15 ribu mereka jual sekitar 6-7 ribu saja, dengan pulsa terisi 10.000 rupaih. melihat hal tersebut, otomatis masyarakat, terutama mahasiswa langsung menyerbu counter2 tersebut untuk membeli kartu perdana super murah, bahkan tidak sedikit yang membeli lebih dari satu paket. hal yang paling menarik bagi pembeli tentu saja harga jualnya yang jauh di bawah nilai nominal yang tercantum pada kemasannya, bahkan ada yang menjual hanya 4500 rupiah!
Sayangnya kartu perdana tersbut kebanyakan tidak dipakai sebagaimana mestinya, biasanya para konsumen hanya memakainya sebagai kartu “perek”, bispak, jablay atau apalah sebutannya. julukan itu didapat karena memang kartu perdana tersebut hanya dipakai sekali saja, jadi jika pulsa bawaan yang terisi didalamnya sudah habis mereka langsung membuang kartunya tersebut. terus kenapa konsumen lebih memilih membeli kartu perdana daripada voucher isi ulang?yah seperti disebutkan di atas, harganya jauh lebih murah dari nilai nominalnya, sedangkan voucher biasanya lebih mahal dari nilai nominalnya, sehingga para konsumen lebih memilih kartu perdana ” sekali pakai”.
Lalu mengapa hal ini bisa terjadi?…
Dunia Ada di Tangan Saya!
Wah… kalau baca judulnya saya terlihat sombong, angkuh dan takabur, tapi tenang saja saya tidak seperti itu kok! jadi begini ceritanya, belum lama ini saya mencoba meng-update berowser di handphone saya (motorola E398) dengan opera mini versi baru, katanya di versi 3 ini opera mini bisa baca RSS feed, wah penting tuh…! akhirnya saya bela2in beli pulsa buat download opera mini, dan memang tidak mengecewakan, opera mini 3 memang lebih cepat, lebih canggih dan ada tambahan fitur RSS feed reader yang bisa saya gunakan untuk membaca komentar2 di blog saya
. nah sekalian mumpung ada pulsa, saya download dan install juga aplikasi Gmail di HP saya, wah..keren bisa baca dan tulis email lewat hape! kapan saja dan dimana saja. itulah sebabnya saya memberi judul “Dunia Ada di Tangan Saya”, karena dengan HP lawas dan relatif kecil dan mobile, saya bisa mengakses intrenet dan email kapanpun dan dimanapun saya mau, selama ada jaringan GPRS tentunya. jadi gak salah kan saya kasih judul demikian?
Saya ingin me-review dikit neh tentang HP saya dan koneksi internet via GPRS, handphone saya memang bukan keluaran baru, kalo nggak salah keluaran tahun 2004, terus fitur-nya pun masih standar apabila dibanding HP keluaran baru, tapi bagi saya fitur yang tersedia sudah memadai kok untuk kebutuhan saya, jadi rasanya belum perlu untuk membeli HP baru, buat apa membeli teknologi yang tidak berguna? lagipula intinya tetap saja masalah finansial (saya tidak punya uang buat beli HP baru ..
) nah dengan HP yang ada sekarang ini cukuplah untuk SMSan, menelepon, MMS (jarang), kamera (cuma VGA) buat jepret2 gak penting, dan yang paling saya suka sekarang ialah browsing dan e-mail2an. rasanya dengan HP dilengkapi fasilitas GPRS plus software yang mendukung, dunia serasa sudah dalam genggaman
.
Gmail Drive Sebagai Online Storage
Gmail memang memiliki banyak kelebihan dibanding email provider yang lain. selain space yang besar (pasti sudah tau kan? 2.8 GB!) Gmail memiliki beberapa kelebihan dan fitur2 lainnya. Gmail dapat diakses dengan sangat cepat, karena menggunakan skrip khusus racikan ahli2 di google, sehingga akses ketika membuka halaman gmail terasa sangat cepat. selain itu gmail juga menyediakan fasilitas chat dan conversation untuk email yang saling berbalasan, dan yang paling penting bersih dari iklan (hanya ada iklan baris), tidak ada banner dan tanpa “signature” iklan layanan di akhir email.
Yang saya sebutkan diatas itu adalah fitur2 dasar dari gmail, tapi tahukah anda kalau account gmail dapat dimanfaatkan sebagai online storage raksasa? dan yang penting tetap GRATIS. sebelumnya saya akan jelaskan secara singkat apa itu online storage, kurang lebih seperti ini: Online storage ialah semacam harddisk online yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja selama masih ada koneksi internet, namun biasanya provider penyedia layanan online storage menarik biaya alias berbayar bagi konsumen/klien layanan mereka. data yang tersimpan di online storage tadi dapat di kelola layaknya di harddisk sendiri, seperti copy, paste, cut, membuat folder, dll. untuk mengelolanya sendiri bisa dari web based interface yang disediakan atau menggunakan program FTP.
Semut Pun Ikut-ikutan merayakan Valentine
Tidak terasa yah sekarang sudah memasuki bulan kedua di tahun 2007 ini, rasanya baru minggu kemarin kita merayakan tahun baru, taunya sudah sebulan lewat
. mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu kalau tanggal 14 februari nanti sebagian orang merayakan hari kasih sayang, atau kalau istilah populernya hari Valentine.
Saya sendiri bukan orang penganut Valentine-isme, maksudnya orang yang ikut merayakan hari valentine, bagi saya hari kasih sayang ya harus setiap hari, lagipula saya merasa tidak ada yang istimewa di hari itu, terus ditambah status saya yang “single” sekarang ini, makin menambah malas saja buat merayakannya
yah.. biarpun katanya sih valentine tidak hanya untuk pasangan yang sedang kasmaran.
tapi yang mau saya bahas disini bukan masalah perayaan valentine atau arti valentine bagi saya. tapi saya mau menceritakan (tepatnya berbagi) sebuah foto unik yang saya ambil tadi sore di rumah kontrakan teman saya. secara tidak sengaja teman saya pergi ke dapur untuk mengambil piring, eh di lantai dapur dia melihat kerumunan semut yang sedang berkumpul, namun yang unik kerumunan itu berbentuk hati atau tanda “love”, unik sih soalnya ini memang tidak disengaja dan (hampir) bertepatan dengan hari valentine. saya curiga jangan2 semut2 itu pun ikut2an sindrom valentine?
My Favorite Female Singer? LeAnn Rimes!!!
Pertama banget dengar suara LeAnn Rimes tuh sebenarnya waktu dia nyanyi lagu “I need you” (telat banget yah!) tapi waktu itu belum ngeh dengan suara merdunya, yah kedengarannya sih seperti lagu pop pada umumnya, tapi ketika suatu hari saya mendengar lagu “How Do I Live” versi-nya dia (ada juga versi-nya Trisha Yearwood), wah saya langsung suka, kayaknya lagu itu lebih hidup daripada yang dinyayikan oleh Trisha Yearwood. power dari suaranya benar2 terasa di lagu ini. setelah itu saya jadi senang berburu lagu2nnya LeAnn Rimes baik berupa MP3, CD maupun kaset.
Makin kesini saya makin banyak memiliki koleksi lagu2nnya, ternyata beberapa lagu yang sebelumnya suka kenal namun belum ngeh juga kalau itu lagunya LeAnn, misalnya “can’t fight the moonlight” dan “life goes on”. jadi sebelumnya saya sudah familiar dengan lagu2 tersebut, mungkin karena dulu belum nge-fans, jadi biasa2 saja. lanjutkan bacanya…
Trend tulisan “9eDe-kEc!L” di kalangan ABG
Pernah nggak dapat sms seperti ini, “h!,.,.9! ApA? aP k@bAR n!cH¿”..? pusing kan membacanya?tapi entah kenapa sekarang ini (sebenarnya sudah lama sih!) anak2 ABG gemar menulis SMS dengan tulisan seperti itu. mungkin kasusnya hampir mirip dengan fenomena foto miring, tren ini juga entah kapan dan dari mana asal muasalnya, yang jelas tulisan seperti itu banyak diaptasi oleh anak2 ABG. kadang saya sendiri suka merasa kesel kalo dapat SMS dari temen (biasanya seumuran anak SMA) yang tulisannya “aneh” begitu, susah dibaca! kalo saya pikir, membacanya saja sulit apalagi menulisnya? sepertinya hanya merepotkan orang saja, baik yang membaca maupun yang menulis.
masih minat baca post ini? lanjuuut….
Komentar (11)
Komentar (8)
Komentar (4)





